Dalam dunia usaha
pertimbangan ekonomi menjadi pertimbangan yang selektif dalam mengelola
perusahaan. Produktivitas menjadi sasaran utama (target oriented), namun
dipertimbangkan juga masalah K3 yang mencakup biaya kecelakaan dan biaya
pencegahan juga dipertimbangkan.
Tenaga kerja merupakan
salah satu faktor sistem produksi yang sering terlibat dalam kecelakaan kerja,
oleh sebab itu sub sistem perangkat lunak seperti profesionalitas tenaga kerja,
kebijakan dan persyaratan kerja harus dipertimbangkan. Hal yang sama sub sistem
perangkat kerja seperti sumber produksi dan proses produksi serta mutu produksi
dan proses produksi serta mutu produksi harus berjalan sinergis.
Secara umum kecelakaan
kerja diartikan kejadian yang tidak dapat diduga, tetap juga bisa diramalkan
akibat perbuatan dan kondisi yang tidak memenuhi persyaratan dapat
mengakibatkan kecelakaan kerja.
Perbuatan bahaya (an safe
act) harus mendapat perhatian serius dari
manajemen K3, beberapa
indikator yang dapat ditampilkan atas perbuatan berbahaya antar lain : Pertama,
kekurangan pengetahuan dalam kerja (unknowledge), kekurangan kecelakaan dan (
un skilled), sikap dalam kerja (attitude).
