Koreksi tempat kerja bagian penting dari peran Hiperkes agar diketahui
kadar faktor penyebab penyakit hubungan terutama gangguan fisik. Koreksi ini
harus dinyatakan oleh seberapa prediksi oleh karyawan yang terpapar dan kemudian
dibuktikan dengan pengukuran di tempat kerja. Terutama proses produksi yang
menggunakan bahan kimia (chemical hazards). Toksik bahan kimia dalam jumlah
relatif kecil dianggap berbahaya bagi kesehatan.
Toksilogi industri dalam hygiene perusahaan dan kesehatan kerja sangat
penting peranannya. Nilai ambang batas adalah jalan keluar sebuah pedoman kadar
aman sebagai pegangan dalam proses produksi-produksi. Kegunaan NAB sebagai
bimbingan praktek yang dinyatakan sebagai pedoman perencanaan pengendalian, sebagian
kadar standar perbandingan, sebagai subsitusi bahan-bahan lain untuk mengurangi
kadar racun. Dalam kadar tertentu NAB seseorang menderita gangguan kesehatan
bereaksi fisiologis berdampak kronis, dan seseorang menderita akut berarti
bahan kimia diatas NAB. Jenis debu termasuk berbahaya bagi kesehatan.
Penimbunan debu dalam paru-paru menyebabkan seseorang menderita sesak nafas,
batuk.
Karena itu penempatan ventilasi penting untuk mengurangi kadar debut di
udara, pekerja menggunakan pelindung hidung. Bahan-bahan lain seperti logam dan
metaloid juga banyak dipakai dalam industri, timah hitam, air raksa, arsen,
nikel, dan fosfor. Disamping bahan-bahan korosif terdiri asam dan basa serta
proses penggaraman termasuk bahan berbahaya.
