Jumat, 05 September 2014

Analisis Dampak Lingkungan



Pencemaran lingkungan adalah masuknya zat, energi kedalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga tingkat tertentu menyebabkan kondisi lingkungan hidup tidak dapat berfungsi baik sebagaimana layaknya.

Zat dan energi yang masuk harus diukur batas kadarnya yang sering disebut baku mutu lingkungan, karena itu setiap penyelenggara kegiatan di industri sangat dipengaruhi sangat diharapkan terdapat badan uji karakter material, dan aneka limbah di dalam industri kaitannya dengan dampak terhadap kesehatan lingkungan  kerja.

Dampak lingkungan berdimensi komplek bersifat lintas sektoral dan kadang-kadang berdimensi waktu panjang, siklus perubahan lingkungan diawali oleh aktifitas proses produksi atau aktivitas manusia, dengan berbagai dampak pengembangan teknologi melahirkan akumulasi bahan pencemar dan mempengaruhi kualitas lingkungan kerja, berikutnya dan mengganggu kualitas kesehatan manusia.

Membangun industri adalah membangun kawasan lingkungan usaha terutama di sektor produk setengah jadi atau barang siap pakai, kegiatan industri yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan teknologi dengan melibatkan komunitas manusia sebagai pelaku didalamnya. Pencemaran lingkungan seharusnya diukur setiap perubahan yang dianggap peka seperti komunitas gangguan kesehatan kronis seperti merosotnya kekebalan tubuh. Fenomena diatas harus ditandai melalui pengendalian pencemaran melalui berbagai strategi pencegahan lingkungan sehat dibedakan antara lingkungan dampak tinggal keluarga (space for general line) dan lingkungan tempat mencari nafkah (resources for live), keduanya harus memiliki ruang kesehatan. Menurut definisi kesehatan dunia (WHO) kesehatan dialihkan sehat fisik, sehat mental, sehat sosial dan sehat spiritual.


Dalam kegiatan manapun lingkungan diharapkan memberikan dukungan kesehatan yang proporsional misalnya kehidupan makro, lingkungan memberikan pengaruh kesehatan masyarakat, pada kehidupan mikro lingkungan memberikan dukungan kesehatan keluarga dimana bertempat tinggal, sedangkan kehidupan maso lingkungan kerja memberikan pengaruh sehat untuk berkarya dan memiliki spirit kerja.

Pengaruh kesehatan akibat lingkungan (Environmental Agents) seperti bahan-bahan pencemar harus diukur cermat tingkat toksiknya. Bahan-bahan yang dianggap bahaya baik fisik atau kimia harus diketahui nilai ambang batasnya sebenarnya besar pengaruh berperan dalam lingkungan kerja, peraturan diagnosa patologik besar manfaatnya.

Pengendalian pencemaran terpadu (integrated pollution control management) merupakan upaya meningkatkan kualitas lingkungan kerja agar terpenuhi produktivitas kerja optimal.

Dalam pendekatan bahasa hipotetik ditanyakan semakin tinggi tingkat kelayakan kerja berarti menekan serendah mungkin tingkat kecelakaan kerja, berarti penyelenggaraan “The world day for safety and health at work” adalah indikasi hubungan kerja dengan kesehatan kerja. Dengan demikian secara konseptual maupun praktikal peranan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) adalah investasi yang sangat berharga dalam upaya membangun kebiasaan kerja yang baik.

Meningkatnya perkembangan industri semakin kuat meningkatnya pencemaran dan limbah industri perlu diantisipasi nilai ambang batas pencemaran yang dilepas sebagai konsumsi komunitas pekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar